28 September 2009

God is no where - God is now here!


Sulit untuk percaya kalau tidak ada buktinya!
Ngga tentu benar kalau tidak lihat dengan mata kepala sendiri!
Mana bisa dipercaya? Lihat saja tidak!

Yuph! Ungkapan yang seringkali kita dengar dan mungkin juga sering kita lontarkan dalam percakapan kita sehari-hari. Memang ngga mudah untuk mempercayai sesuatu yang tidak kita lihat. Apalagi kalau "Tuhan" yang kita maksudkan dalam hal ini. Ehm...masih aja ada orang-orang yang dengan mudahnya berkata tidak percaya kepada Tuhan karena ia tidak dapat melihatNya.

Orang-orang seperti itu perlu belajar dari adik-adik remaja saya. Hehehe. Menulis tentang ini membuat saya teringat akan pengalaman menarik dengan mereka beberapa hari lalu. Libur Lebaran biasa diisi dengan kegiatan camp, retreat, live in, dan sejenisnya. Tapi tahun ini kosong. Ngga ada program coz udah dilakukan di bulan-bulan sebelumnya dan anggaran dah habis (benernya pingin ada kegiatan luar kota. Siapa mau bantu donasi? hub saya, wkwkwkwk..). Tapi kami ngga mau melewatkan liburan begitu saja. So, kami buat acara kecil-kecilan...ngumpul-ngumpul gitu buat kegiatan yang bermanfaat untuk mengakrabkan dan menyehatkan jasmani rohani. Lokal aja sih tempatnya, minim budget, tapi boros manfaatnya..(ceilee).. Sekitar 30-35 remaja bergabung, mulai jam 5 pagi.
Seperti biasa, mengawali semua kegiatan kami berdoa dulu...mengambil waktu khusus buat merenungkan tentang Tuhan. Hari itu saya ngga kotbah atau bicara panjang lebar. Mereka juga ngga saya suruh baca ayat panjang dan lama. Saya hanya menginstruksikan mereka untuk berkeliling lokasi acara dalam waktu max 5 menit... tugas mereka adalah "Finding GOD". Yuph..cuman itu! Temukan Tuhan di sekitar kita.
Yang pasti...saya bukan panteis dan teman-temannya. Saya tidak sedang mengajak mereka percaya bahwa segala sesuatu adalah Tuhan dan menyembah segala sesuatu yang adalah Tuhan itu. Saya hanya ingin menguji kepekaan mereka terhadap kehadiran Tuhan dalam berbagai cara di hidup mereka. Sebab mungkin kesibukan sekolah membuat mereka sudah ngga sempat lagi menghayati dan mensyukuri kehadiran Tuhan, bahkan tanpa sadar sudah tidak lagi menghormati kehadiranNya... :(
Sungguh di luar dugaan, tidak sampai 5 menit mereka sudah 'menemukan Tuhan'. Hebat! Ada yang menemukan Tuhan ada di hiasan dinding yang mencamtumkan ayat-ayat Alkitab (buah Roh misalnya). Si penemu berkata bahwa melalui tulisan itu dia diingatkan akan Tuhan dan firmanNya. Ada juga yang 'menemukan Tuhan' di botol bekas obat (dia mengambil dari poliklinik kami). Si penemu berkata, "Melihat botol itu ia ingat bahwa kepandaian manusia menemukan obat-obatan tidak lain menunjukkan kehebatan Tuhan sebagai pencipta manusia. Lucunya, ada juga yang menemukan Tuhan di parkiran motor. Katanya, dia menemukan Tuhan di situ karena kalau tidak ada Tuhan, ngga mungkin selamat sampai di tempat acara.
Nah, ngga sulit kan sebenarnya menemukan Tuhan. Apalagi kita percaya Ia mahahadir. Jika memang kita berkata Dia mahahadir, Dia menyertai (Imanuel)...kenapa kita masih sering takut? kenapa kita masih berani berbuat yang aneh-aneh, yang jahat, seakan-akan Tuhan ngga bisa melihat apa yang kita buat?! Kalau kita masih terus dikuasai ketakutan, kalau kita masih nyantai aja berbuat dosa tanpa takut, hati-hati teman! Mungkin jangan-jangan kita ngga pernah yakin bahwa Ia ada dan hadir. Lebih buruk dari itu adalah... (sory to say..) kita tahu DIA hadir, tapi kita tidak mau menghormatiNya..kita mengacuhkanNya dengan sengaja. Oh no!
So, dimana Tuhan dalam hidupmu? Can u find him? Do u realize his present? Do you respect on him? Bukan kata-katamu yang menjawab, tapi cara hidupmu menunjukkan jelas jawaban yg sebenarnya darimu. Seperti yang tertulis dalam firmanNya,

"Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintahNya."
- 1 Yohanes 5:3 -

Tidak ada komentar: